Selayang Pandang

Sejarah

Berawal dari sebuah klinik kecil di Cilandak, yang menempati suatu ruang di Mess Bintara KKO, kelak menjadi sebuah rumah sakit yang kemudian menjadi Rumah Sakit Marinir Cilandak saat ini.

Sesuai kebijaksanaan TNI AL pada saat itu, dengan pertimbangan diperlukannya sebuah rumah sakit untuk melayani prajurit-prajurit KKO, maka kemudian Balai Pengobatan dikembangkan menjadi rumah sakit dengan status Rumah Sakit Korps Komando TNI AL (RS KO) berdasarkan Skep Panglima KKO AL NO. 45401/5/1968 tanggal 22 Maret 1968.

Tahun 1977, Menhankam/Pangab menetapkan RS AL Lanmar sebagai Rumah Sakit ABRI Tingkat IV dengan Skep No. 226/II/1977 tanggal 25 Februari 1977.

Seiring berjalannya waktu, Rumah Sakit kian berkembang, pada periode sekitar tahun 1980 lahir Skep Menhankam/Pangab No. 226a/II/1980 tanggal 17 Juli 1980 tentang peningkatan Status Rumah

Musibah tidak dapat dielakkan, November 1984 terjadi ledakan hebat di gudang amunisi Ksatrian Cilandak. Fasilitas bangunan fisik yang belum lama diresmikan penggunaannya, menjadi luluh lantak akibat ledakan tersebut. Musibah tersebut tidak menyurutkan semangat warga rumah sakit untuk tetap melakukan pelayanan kesehatan maupun dukungan kesehatan. Tenda-tenda segera didirikan dan menjadi tempat sementara untuk kegiatan layanan.

Tahun 1987 berbagai upaya perbaikan dan peningkatan fasilitas fisik bangunan mulai dilaksanakan secara bertahap. Demikian pula halnya dengan sumber daya manusia yang ada mulai ditingkatkan, untuk mengantisipasi peningkatan kualitas layanan rumah sakit yang telah mampu memiliki sendiri tenaga medis di 5 bidang spesialisasi. Peran serta Rumah Sakit Marinir Cilandak dalam lingkup perumahsakitan di Jakarta mulai nampak. Berbagai bentuk penghargaan khususnya dalam kebersihan serta keindahan taman telah diraih oleh Rumah Sakit Marinir Cilandak, hal ini turut memberi kontribusi dalam pembentukan citra rumah sakit.

Sejalan dengan upaya untuk menciptakan lingkungan yang mendukung proses penyembuhan pasien, 24 Agustus 1990 ditetapkan Rumah Sakit Marinir Cilandak sebagai kawasan bebas rokok

Berdasarkan Surat Keputusan Kasal Tahun 1996 tentang Penyempurnaan Klasifikasi, Standarisasi dan Dislokasi Fasilitas Kesehatan Di Lingkungan TNI AL diputuskan Rumah Sakit Marinir Cilandak yang semula Tingkat III A diubah menjadi Tingkat II B. Tahun 1998 dilaksanakan alih bina Rumah Sakit Marinir Cilandak dari Pangkalan Korps Marinir Jakarta menjadi dibawah Korps Marinir. Tahun 2012 diputuskan Rumah Sakit Marinir Cilandak yang semula Tingkat II B diubah menjadi Rumah Sakit Tingkat II.

Komitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik Rumah Sakit Marinir Cilandak telah terwujud di Akreditasi Rumah Sakit pada tahun 1997, yakni pada 5 (lima) bidang pelayanan, Berbagai rangkaian pembangunan secara bertahap dilakukan guna terus mengupayakan terciptanya peningkatan kualitas pelayanan.

Sesuai dengan Visi Rumah Sakit Marinir Cilandak maka manajemen dan seluruh staf medis Rumah Sakit Marinir Cilandak senantiasa memberikan pelayanan yang bermutu sesuai dengan standar pelayanan profesi. Seminggu sekali diadakan rapat staff